Senin, 25 Maret 2013

Ringkasan Materi Bahasa Indonesia Semester2 Kelas 7

BAB 9
MEMAHAMI WACANA LISAN MELALUI KEGIATAN WAWANCARA

v Pengertian Wawancara
Bentuk percakapan dengan maksud tertentu antara 2 pihak yaitu,pewawancara&narasumber.

v Langkah-langkah Yang Perlu Dilakukan Dalam Wawancara antara lain:
1.Menyiapkan pertanyaan.
2.Alat perekam.
3.Alat tulis.
4.Membuat kespakatan oleh narasumber.

v Hal Utama agar kita dapat menyimulkan pendapat narasumber berdasarkan wawancara adalah
1)    Mendengarkan pendapat narasumber dengan cermat.
2)    Mencatat hal-hal penting yang dikemukakan narasumber.
3)    Membuat kesimpulan.
Contoh:
(P):Sebenarnya apa sih Bullying itu,Bu?
(N):Bullying itu adalah perilaku semacam yang kuat menekan yang lebih lemah.Ini dapat dilihat dari bentuk-bentuk penekanan,bahkan penyiksaan dari kakak kelas kepada adik kelas.Ya, bentuk perlakuannya dapat fisik maupun psikis.

Kesimpulan:
Billying adalah perilaku semacam yang kuat(senior) menekan yang lebih lemah(junior).




















Bab 10
Mengungkapkan Pikran ,Perasaan,Informasi,&Pengalaman Melalui Kegiatan Menanggapi Cerita Dan Bertelepon

Ø Menceritakan Tokoh Idola Dengan Mengemukakan Identitas dan Keunggulan Tokoh,Serta Alasan Mengidolakan Dengan Pilihan Kata Yang Sesuai.
·        Pengertian tokoh idola:Orang yang terkemuka kenamaan dan mampu menjadi panutan/teladan bagi orang lain.
v  Dalam menceritakan seorang tokoh yang menjadi idola yang perlu diceritakan adalah:
1)    Menyebutkan nama tokoh dan identitas lain secara lengkap.
2)    Menyebutkan prestasi/kelebihan yang telah diraih sang idola.
3)    Memberikan alsan yang tepat mengapa mengidolakannya.

v  Langkah-langkah yang harus diperhatikan untuk dapat menceritakan seorang tokoh yang baik antara lain:
1)    Mencari data-data tentang tokoh idolamu(riwayat hidup,keistimewaannya,dan prestasinya)
2)    Menulis satu tema yang paling yang paling menarik mengenai tokoh idolamu,dpt berupa kerjakerasnya prestasinya dll.
3)    Tambahkan komentar tentang tokoh idolamu tersebut
4)    Gunakan bahasa yang baik dan benar

v  Informasi yang utama dalam menulis riwayat hidup seseorang tokoh adalah:

-       Nama jelas
-       Tempat,tanggal lahir
-       Nama orang tua
-       Pendidikan
-       Prestasi
-       Karya-karyanya
-       Ide-idenya
-       Sikap dan tindakannya

Contoh:

Lionel Messi, adalah pesepakbola hebat asal Argentina yang kini membela Klub asal Spanyol Barcelona. Tidak bisa dipungkiri, pemain yang akrab disapa Leo ini, adalah salah satu pemain terbaik di dunia saat ini, hal itu dibuktikannya dengan meraih penghargaan sebaik Pemain Terbaik Dunia 2010. Lionel Messi memang tidak memiliki postur ideal sebagai pesepakbola Internasonal, namun pemain yang dijuluki The Next Maradona ini, memiliki kelincahan yang membuat dirinya susah untuk dihadang oleh bek lawan. Messi memulai karir sepakbolanya di Newell's Old Boys, dan hingga sekarang bermain untuk Barcelona.

Ø Bertelepon dengan kalimat yang efektif dan bahasa yang santun
v Pengertian Bertelepon:Kegiatan komunikasi jarak jauh.

v Cara Bertelepon yang efektif dan santun
1)    Ucapkan salam pembuka seperti halo/bentuk salam yang lain misalnya:Assalamu’alaikum.
2)    Sebutkan nama dan tujuan kita bertelepon.
3)  Dalam melakukan pembicaraan,lakukan dengan menggunakan kata-kata yang hormat,tetapi jelas dan mudah dipahami.
4)  Gunakan kata-kata dan bahsa yang santun apalagi jika yang dituju adalah orang yang lebih tua.
5)  Akhiri pembicaraan dengan ucapan terima kasih,boleh juga dengan salam penutup.
Bab 11

Memahami Wacana Tulis Melalui Kegiatan Membaca       Intensif&Memindai

v Pengertian Membaca Intensif:Membaca dengan secermat-cermatnya,sungguh-sungguh,&mendalam.

v Pengertian Gagasan Utama:Pokok persoalan yang dibicarakan  dalam sebuah pragraf.


Gagasan utama dapat ditemukan dalam kalimat utama yang terletak dalam paragraf,dapat terletak di awal,di akhir, atau diawal & akhir paragraf.

Ø Menemukan informasi secara cepat dari tabel/diagram yang dibaca

-     Pengertian tabel:daftar berisi ikhtisar sejumlah data,berupa kata-kata dan bilangan yang tersusun secara sistimatis.
-     Pengertian diagram:Gambaran untuk menerangkan sesuatu.
-     Manfaat tabel&diagram:Memberikan informasi dalam bentuk penyajian yang singkat.
Contoh:
Daftar Peserta Pembuatan Seragam JFC
NO
NAME
NUMBER
POSITION
SIZE
1
ALFIAN
24
PEMAIN
L
2
FRENDI
11
PEMAIN
L
3
IRFAN
10
PEMAIN
S
4
BINTANG
9
PEMAIN
S
5
ANGGER
17
PEMAIN
S
6
EGAR
19
PEMAIN
S
7
IAN
22
PEMAIN
M
8
DIKA
21
PEMAIN
M
9
WAHYU
13
PEMAIN
M
10
FREDO
14
PEMAIN
M
11
EMIR
27
PEMAIN
S
12
DIMAS
23
PEMAIN
S
13
DECKY.F
2
PEMAIN
L
14
ALWI
15
PEMAIN
L
15
IRWANSYAH
7
PEMAIN
L
16
EDO
8
PEMAIN
L
17
UJANG
12
KIPPER
M
18
YONGKI
1
KIPPER
M





































Ø Cara Membaca Tabel&Diagram adalah:

-       Cermati Judulnya.
-       Cermati keterangan/penjelasan yang ada di atas,bawah,atau di sisinya,kerena merupakan penjelasan dari data-data yang disajikan oleh tabel/diagram tersebut.



































Bab 12

Mengucapkan berbagai informasi dalam bentuk narasi dan pesan singkat.

Ø  Mengubah teks wawancara menjadi narasi dengan memperhatikan cara penulisan kalimat langsung dan tidak langsung.

v  Pengertian Wawancara
Bentuk percakapan dengan maksud tertentu antara 2 pihak yaitu,pewawancara&narasumber.
v  Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam wawancara antara lain:
-       Menyiapkan materi pertanyaan.
-       Alat perkam.
-       Alat tulis.
-       Membuat kesepakatan dengan narasumber.
v  Hal Utama agar kita dapat menyimulkan pendapat narasumber berdasarkan wawancara adalah:
1)    Mendengarkan pendapat narasumber dengan cermat.
2)    Mencatat hal-hal penting yang dikemukakan narasumber.
3)    Membuat kesimpulan.
v  Untuk dapat berwawancara dengan baik hal yang harus diperhatikan adalah:
1)    Membuat daftar pertanyaan.
2)    Melakukan wawancara dengan sopan dan baik.
3)    Mencatat pokok-pokok wawancara.
4)    Merangkum dan menyampaikan hasil wawancara.
v  Menuliskan hal-hal penting yang dikemukakan narasumber dalam wawancara:
1)    Mendengarkan baik-baik wawancara tersebut.
2)    Mencatat topik-topik narasumber.
3)    Mencatat hal-hal penting yang dikemukakan narasumber.
4)    Menanyakan kembali hal-hal yang kurang dipahami.
Contoh:
Membangun Community of Knowledge Lewat 3G
Keberadaan teknologi 3G sebagai sarana komunikasi di Indonesia merupakan terobosan baru. Selain untuk menelepon, teknologi 3G berguna untuk memperoleh informasi, entertainmen, atau sebagai mobile office. Simaklah wawancara dengan pakar komunikasi dan telematika, Roy Suryo berikut! Mintalah dua temanmu untuk membacakannya secara bergantian!
P : Sejak kapan menekuni bidang komunikasi dan telematika, dan mengapa memutuskan total di bidang ini?
N : Memang hobi dari dulu. Kalau hobi mengoprek (mengutak-atik) permainan elektronik sejak SMP, bahkan di SD sudah mulai. Tapi belum terbina dan terdidik seperti sekarang. Semakin lama saya ikuti, semakinmenyenangkan. Dari hobi itu, ternyata, saya tahu teknologi membuat hidup lebih nyaman. Kenyataan begitu,. teknologi saya ikuti sebagai bagian dari kehidupan.
P : Bagaimana Anda melihat teknologi komunikasi dan telematika Indonesia saat ini, terutama dengan hadirnya 3G?
N : Teknologi Indonesia berkembang kadang-kadang lebih cepat dari sosialisasi, edukasi, bahkan hukumnya. Oleh karena itu, kadang timbul gesekan-gesekan atau friksi negatif. Itu kemudian yang membuat saya semakin konsen terlibat di dalamnya. Kita gunakan 3G untuk kehidupan yang lebih baik, misalnya untuk hal agamis. Road show ke kampus-kampus ini juga mengajak masyarakat menggunakan fasilitas yang ada secara positif. Kita bisa manfaatkan, jangan hanya untuk konsumsi. Tapi juga untuk yang produksi.
P : Apakah dampak negatif lain dari 3G? Kesehatan, lingkungan, atau mungkin kriminalisasi?
N : Pertanyaan ini selalu muncul. Semua perangkat ini memancarkan sinyal. Tentu semua ada ukurannya, ada ambang batasnya. Di Amerika, ada FCC (Federal Communication Commission) yang menguji kelayakan produk elektronik. Kalau dampak negatifnya besar, pasti ditarik. Cuma, ada orang tertentu yang peka dengan radiasi sinyal. Tanpa HP pun, bisa kena kanker otak. Untuk mereka yang punya kreativitas, perlu dibina. Makanya, daripada ngoprek yang kriminal, disalurkan
ke operator saja. Kita libatkan dan kita gali kreasinya.
P : Solusi atau dampak negatif yang muncul?
N : Solusinya agak sulit kalau teknologi hanya dilawan dengan teknologi saja. Tapi dengan faktor-faktor nonteknis, seperti sosialisasi dan edukasi ke masyarakat. Bahkan, juga hukum yang dapat memayungi teknologi. Teknologi tak bisa dibendung karena cepat sekali berkembang. Sementara adaptasi masyarakat terhadap teknologi berbeda-beda. Kita menciptakan komunitas yang berbasis ilmu pengetahuan hi-tech dengan adanya 3G. Saya sampaikan di tiap tempat bahwa teknologi itu jangan ditolak. Teknologi jangan dilawan, tapi dimanfaatkan sebaik-baiknya.
P : Siapa yang berperan terhadap baik-buruknya teknologi?
N : Semua punya keterlibatan dalam perkembangan teknologi. Mulai operator, vendor, tokoh-tokoh masyarakat, media, dan juga masyarakat itu sendiri. Semua punya kontribusi. Tetapi, kalau ada yang "lari" duluan atau lebih cepat dibanding yang lain, hal itu kadang membuat tidak seimbang. Mari menciptakan komunitas knowlwdge. Dari komunitas ini, kita punya ide dan harapan yang dapat dikembangkan bersama. Ajak masyarakat untuk ngobrol dan kita masukkan kajian-kajian teknologi.
Sumber Media Halo, Edisi April 2007, (dengan pengubahan).
Bentuk Narasinya :
Membangun Community of Knowledge Lewat 3G

Keberadaan teknologi 3G sebagai sarana komunikasi di Indonesia merupakan terobosan baru. Selain untuk menelepon, teknologi 3G berguna untuk memperoleh informasi, entertainment, atau sebagai mobile office.
Roy Suryo mulai menyukai bidang komunikasi dan telematika sejak SD. Memang hobi dari dulu. Kalau hobi mengoprek (mengutak-atik) permainan elektronik sejak SMP, bahkan di SD sudah mulai. Tapi belum terbina dan terdidik seperti sekarang. Semakin lama saya ikuti, semakin menyenangkan. Dari hobi itu, ternyata, saya tahu teknologi membuat hidup lebih nyaman. Kenyataan begitu,. teknologi saya ikuti sebagai bagian dari kehidupan.
Baginya teknologi Indonesia berkembang kadang-kadang lebih cepat dari sosialisasi, edukasi, bahkan hukumnya. Oleh karena itu, kadang timbul gesekan-gesekan atau friksi negatif. Itu kemudian yang membuat saya semakin konsen terlibat di dalamnya. Kita gunakan 3G untuk kehidupan yang lebih baik, misalnya untuk hal agamis. Road show ke kampus-kampus ini juga mengajak masyarakat menggunakan fasilitas yang ada secara positif. Kita bisa manfaatkan, jangan hanya untuk konsumsi. Tapi juga untuk yang produksi.
Semua perangkat ini memancarkan sinyal. Tentu semua ada ukurannya, ada ambang batasnya. Di Amerika, ada FCC (Federal Communication Commission) yang menguji kelayakan produk elektronik. Kalau dampak negatifnya besar, pasti ditarik. Cuma, ada orang tertentu yang peka dengan radiasi sinyal. Tanpa HP pun, bisa kena kanker otak. Untuk mereka yang punya kreativitas, perlu dibina. Makanya, daripada ngoprek yang kriminal, disalurkan ke operator saja. Kita libatkan dan kita gali kreasinya. Solusi atau dampak negatif yang muncul? Solusinya agak sulit kalau teknologi hanya dilawan dengan teknologi saja. Tapi dengan faktor-faktor nonteknis, seperti sosialisasi dan edukasi ke masyarakat. Bahkan, juga hukum yang dapat memayungi teknologi. Teknologi tak bisa dibendung karena cepat sekali berkembang. Sementara adaptasi masyarakat terhadap teknologi berbeda-beda. Kita menciptakan komunitas yang berbasis ilmu pengetahuan hi-tech dengan adanya 3G. Saya sampaikan di tiap tempat bahwa teknologi itu jangan ditolak. Teknologi jangan dilawan, tapi dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Semua pihak memiliki keterlibatan dalam perkembangan teknologi. Mulai operator, vendor, tokoh-tokoh masyarakat, media, dan juga masyarakat itu sendiri. Semua punya kontribusi. Tetapi, kalau ada yang "lari" duluan atau lebih cepat dibanding yang lain, hal itu kadang membuat tidak seimbang. Mari menciptakan komunitas knowlwdge. Dari komunitas ini, kita punya ide dan harapan yang dapat dikembangkan bersama. Ajak masyarakat untuk ngobrol dan kita masukkan kajian-kajian teknologi. Sumber Media Halo, Edisi April 2007, (dengan pengubahan).



Ø Menulis Pesan Singkat Sesuai Isi Dengan Menggunakan Kalimat Efektif Dan Bahasa Yang Santun.

v Pengertian memo
Salah satu bentuk komunikasi yang berbentuk tulisan singkat dengan menggunakan bahasa yang sopan,santun,dan bagus.

·     Pesan dapat disampaikan baik secara langsung maupun tidak langsung.

v Hal yang perlu diperhatikan dalam menulis memo adalah:
1)  Tulislah dengan jelas kepada siapa pesan itu ditunjukkan.
2)  Tulislah siapa yang membuat pesan tersebut.
3)  Tulislah pesan dengan bahasa yang sopan.
4)  Tulislah pesan dengan kalimat yang efektif /singkat mudah dipahami.

v Aturan penulisan sebagai berikut:
1)  Huruf awal kata sapaan ditulis dengan huruf besar.
Contoh:Kak,tolong buatkan susu,dong!
2)Apabila diikuti nama diri,sapaan dapat ditulis lengkap.
    Contoh:Silahkan dimakan,Bapak Wisnu!
3)Bentuk sapaan singkat dapat dipakai jika tidak disertai nama diri.
     Contoh:Kamu kelas berapa,Dik?
4)Bentuk sapaan ditulis dengan diikuti tanda koma(,).
     Contoh:Bu,tadi Ibu darimana?


Bab 13
Memahami Bacaan puisi

Ø  Menanggapi Cara Pembacaan Puisi

·        Menanggapi cara pembacaan puisi berarti Menilai terhadap pembacaan sebuah puisi.

v Hal-hal yang perlu dicermati/dinilai dalam pembacaan puisi antara lain adalah:
A.    Penghayatan:pemahaman terhadap isi puisi.
B.     Pelafalan(artikulasi):jelas-tidaknya pengucapan kata-katanya.
C.     Intonasi:tinggi-rendahnya suara,panjang-pendeknya suara,naik-turunnya irama pembacaan.
D.    Mimi/ekspresi:Gerak-gerik tubuh&raut wajah dalam mengungkapkan isi puisi.
E.     Volume suara:Terdengar/tidaknya suara si pembaca puisi
Contoh:Pembacaan puisi oleh Ani,menurut saya ,penghayatannya bagus.Mimik dan ekspresi wajah pun sudah sangat baik.Sayangnya ,volume suaranya kurang jelas terdengar,apalagi untuk teman-teman yang duduk di belakang.Selain itu,dalam bait kedua ,ada kata yang pelafalannya kurang tepat




Ø Merefleksi isi puisi yang dibacakan
·     Merefleksi adalah mencerminkan kata atau ucapan seseorang. Merefleksi isi puisi ialah mencerminkan kata-kata yang terdapat dalam puisi. Dapat diartikan pula memahami makna puisi
Merefleksikan puisi berarti mengungkapkan isi puisi kedalam bentuk prosa.
Makna atau isi puisi seringkali disampaikan secara tersirat dan bukan secara terang-terangan. Terkadang seorang penyair menggunakan kata-kata simbolik atau ungkapan tertentu dalam menyampaikan isi atau pesan suatu puisi. Hal ini membuat puisi terkadang sulit untuk dipahami. Akan tetapi, hal tersebut juga menjadikan puisi lebih indah. Bagi pecinta puisi, keindahan kata-kata dalam puisi dapat memunculkan perasaan atau emosi tertentu. Namun, puisi tidak harus selalu menggunakan kata-kata yang berbelit-belit.
Dalam memahami makna puisi diperlukan kejelian dan kecermatan dalam membaca kata-kata dalam puisi. Bahasa yang digunakan seringkali berbeda dengan bahasa sehari-hari dengan pemilihan kata yang tepat, tersusun indah serta bermakna kuat.
      CITRAAN PUISI
Citraan adalah cara membentuk citra mental pribadi (penyair), atau gambaran sesuatu. Setiap gambaran itu disebut citra atau imaji.
Citraan itu bermacam-macam, dihasilkan oleh indra penglihatan, pendengaran, perabaan, pencecapan, dan penciuman. Dapat juga diciptakan oleh pemikiran dan gerakan.
Di bawah ini disertakan beberapa contoh citraan,
...............................................................
Angin berhembus bertahun-tahun
Daun berbisik rasa kesukaan
Bulan perlahan-lahan
Menuju maghrib peraduan
                      (Y.E.Tatengkeng)
Di dalam puisi di atas terdapat citra perasa terdapat pada larik pertama “berhembus”, pada larik kedua terdapat citra pendengaran “daun berbisik”, pada larik ketiga dan keempat terdapat citra penglihatan.





































Bab 14
Mengungkapkan tanggapan terhadap pembacaan cerpen

Ø  Menaggapi cara pembacaan cerpen
v   Pengertian Menaggapi cara pembacaan cerpen
Membuat penilaian terhadap pembacaan cerpen yang dilakukan oleh seorang / beberapa orang pembacanya.
v Hal-hal yang perlu dicermati/dinilai dalam pembacaan cerpen antara lain adalah:

1.     Penghayatan:pemahaman terhadap isi puisi.
2.     Pelafalan(artikulasi):jelas-tidaknya pengucapan kata-katanya.
3.     Intonasi:tinggi-rendahnya suara,panjang-pendeknya suara,naik-turunnya irama pembacaan.
4.     Mimik/ekspresi:Gerak-gerik tubuh&raut wajah dalam mengungkapkan isi puisi.
5.     Volume suara:Terdengar/tidaknya suara si pembaca cerpen.
6.     Jeda:pemberhentian sementara.
7.     Gestur/kinesik:geraknya anggota tubuh yang mendukung cerita.

Ø  Menjelaskan Hubungan Latar suatu Cerpen dengan Realitas Sosial

Dalam pelajaran lalu telah dijelaskan bahwa cerpenmerupakan cerita pendek yang bersifat rekaan tetapi logis ataumasuk akal. Supaya logis maka cerpen dibangun dari beberapaunsur yaitu plot (alur), tokoh, suasana, latar (setting), sudutpandang, dan gaya pengarang dalam bercerita.Pada pelajaran kali ini, kalian akan belajar tentang hubunganlatar cerpen dan realitas sosial. Artinya, latar atau setting itumerupakan gambaran keadaan sosial yang terjadi pada waktu itu.Perhatikan contoh berikut ini!
Busku Sayang, Busku yang Malang
Bus kota merupakan alat transportasi utama bagiku, sebabhanya itulah kendaraan satu-satunya yang melewatisekolahku. Pagi itu, seperti biasa aku berjuang setengah matiuntuk berebut masuk ke dalamnya. Sudah bukan hal yangasing lagi kalau masuk bus baju rapi, keluar bus jadi lecek.Kepalaku sudah biasa beradu dengan benda lain, entah kaca jendela, besi pegangan, tas bawaan, atau kepala orang lain

 
Dari contoh tersebut dapat dicermati latar/setting yang ada.Latar /setting yang ada dikaitkan dengan keadaan sosial padawaktu itu bahwa masyarakat kecil/masyarakat yang statusekonominya kurang mampu lebih banyak menggunakanangkutan umum. Salah satu angkutan umum itu adalah buskota. Ternyata naik bus kota memerlukan perjuangan tersendiri.Hal itu merupakan gambaran sosial yang dihadapi olehmasyarakat kelas bawah.







Bab 15
Memahami Wacana Sastra Melalui Kegiatan Membaca Puisi dan Buku Cerita Anak

Ø Membaca Indah Dengan Menggunakan Irama,volume,mimik,kinesik,yang sesuai dengan Isi Puisi

     Membaca indah puisi berarti menyajikan puisi agar dapat dinikmati dengan indah pula oleh orang-orang yang mendengarkannya.

v Cara membacakan puisi yang baik:
-       Bersikaplah tenang dan wajar.
-       Bacakan puisi sesuai perasaan /suasana dari puisi.
-       Gunakan mimik dan gestur yang sesuai dengan puisinya.
-       Sesuaikan volume suara dengan tempat pembacaan puisi dan jumlah pendengarnya.
-       Aturlah tempo lambat atau cepatnya pembacaan.

Ø Menemukan realitas kehidupan anak yang terefleksi dalam buku cerita anak.
             Dalam menemukan realitas kehidupan yang terefleksi dalam buku cerita anak ,sebaiknya kamu membaca terlebih dahulu secara keseluruhan buku cerita tersebut.Pada saat kamu membacanya ,catatlah unsur intrinsik yang terdiri ats tema,tokoh dan perwatakan,alur,sudut pandang,dan pesan/amanat..










Bab 16
Mengungkapkan Keindahaan Alam dan Pengalaman Melalui kegiatan Menulis Kreatif Puisi

          Kemampuan menulis puisi sebenarnya termasuk jenis keterampilan.Seperti keterampilan lain ,untuk mampu menulis puisipun kita harus banyak berlatih.Dengan demikian jika rajin berlatih,kita akan terampil menulis puisi.

v Cara menulis puisi:
1.     Menentukan tema
Tema dalah pokok pikiran yang mendasari puisi.Menentukan tema sebuah puisi ,sama halnya dengan
mencari inspirasi.Inspirasi adalah ilham/ide kreatif awal penulisan puisi.
2.Mengembangkan tema
  Setelah temanya ditentukan/didapat ,kembangkanlah tema       tersebut .Maksudnya mengembangkan tema adalah     menetapkan hal-hal apa yang akan dikemukakan dalam puisi   itu.Jadi,kita harus melakukan pengamatan terhadap objek         tema puisi kita.
3)Melakukan pilhan kata
  Untuk menulis puisi dan menuangkan gagasan ,kita harus           memilih kata yang cermat dan tepat.Pilihan kata yang tepat        akan menghasilkan ranmgkaian kata yang indah dalam   puisi.Termasuk dalam aspek pemilihan kata ini adalah      kemampuan menggunakan majas secara efektif.



Contoh puisi bertema keindahan alam:
ANGIN LAUT
  by Kuntowijoyo

Perahu yang membawamu
telah kembali
entah ke mana
angin laut mendorongnya ke ujung dunia
Engkau tidak mengerti juga
Duduklah
Ombak yang selalu
pulang dan pergi.
Seperti engkau
mereka berdiri di pantai
menantikan
barangkali
seseorang akan datang dan menebak teka-teki itu.




RINGKASAN MATERI

Mata pelajaran:Bahasa Indonesia
Kelas/semester:7B/2
Tahun:2012

 


Disusun Oleh:
Alfian Rudianto/03
Riyadi/2

























Disusun oleh:Alfian Rudianto&Riyadi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar